Text
ANALISIS PENAMBAHAN ADDITIVE CMC SERABUT KELAPA TERHADAP FILTRATION LOSS DAN RHEOLOGY LUMPUR PEMBORAN
Lumpur pemboran memiliki peranan penting dalam operasi pengeboran minyak dan gas, terutama dalam mengontrol filtration loss dan menjaga sifat rheology lumpur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik Carboxymethyl Cellulose (CMC) berbahan dasar serabut kelapa sebagai additive lumpur pemboran serta pengaruh penambahannya terhadap filtration loss dan Rheology lumpur pemboran. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan lumpur berbasis air (Water-Based Mud/WBM) dengan variasi penambahan CMC serabut kelapa sebesar 3 gram, 6 gram, dan 9 gram. Pengujian meliputi densitas, viskositas, Plastic Viscosity (PV), Yield point (YP), Gel Strength (GS), filtration loss, dan ketebalan mud cake. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan CMC serabut kelapa meningkatkan sifat rheology lumpur pemboran, di mana nilai PV meningkat dari 10 cP menjadi 18 cP, YP meningkat dari 8 lb/100 ft² menjadi 13 lb/100 ft², serta Gel Strength meningkat hingga 12 lb/100 ft². Selain itu, nilai filtration loss menurun dari 14,2 cc/30 menit menjadi 9,6 cc/30 menit. Berdasarkan hasil evaluasi, variasi 6 gram merupakan konsentrasi optimum karena memberikan keseimbangan terbaik antara peningkatan sifat rheology dan pengendalian filtration loss.
No other version available