Text
ANALISIS JARINGAN PERPIPAAN SUMUR INJEKSI MENGGUNAKAN APLIKASI PIPESIM UNTUK EVALUASI DISTRIBUSI ALIRAN DAN TEKANAN LAPANGAN X
Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan dan mengevaluasi jaringan pipa injeksi air pada Lapangan X menggunakan perangkat lunak PIPESIM melalui pendekatan simulasi jaringan (Network Simulation). Sistem injeksi dirancang untuk menyalurkan air bertekanan sebesar 300.000 BWPD dari fasilitas permukaan (FPSO) sebagai source, dengan tekanan awal dikunci pada batas maksimum operasi discharge pompa sebesar 210 bar dan temperatur fluida 77°F. Fluida dialirkan melalui riser (Steel Catenary Riser) sejauh 1100 m menuju kedalaman laut 990 m, di mana tekanan hidrostatik meningkat hingga mencapai 267,44 bar pada titik Main Junction. Dari titik tersebut, aliran terbagi menjadi dua jalur distribusi geografis: sisi Barat, yang mendistribusikan air injeksi menuju empat sumur (Well 1–4) melalui WFL-01 dan WFL-02 dengan tekanan akhir berkisar 194,21–222,95 bar, serta sisi Timur, yang secara geografis lebih panjang, mengalirkan air injeksi menuju tiga sumur (Well 5–7) melalui WFL-03 dan WFL-04 dengan tekanan akhir yang lebih rendah, yaitu 191,12–215,48 bar, akibat akumulasi friction loss di sepanjang lintasan pipa yang lebih jauh. Hasil evaluasi kelayakan operasi menunjukkan bahwa seluruh tekanan pada ketujuh sumur, termasuk pada titik penurunan tekanan tertajam di sepanjang jaringan, tetap berada jauh di bawah batas tekanan rekah formasi sebesar 271 bar, dengan margin keselamatan berkisar antara 48–99 bar. Dengan demikian, desain jaringan pemipaan air injeksi Lapangan X dinyatakan layak secara hidrolik dan aman terhadap risiko rekah formasi reservoir selama masa operasi waterflooding
No other version available