Text
PENGARUH TEMPERATUR PADA LUMPUR PEMBORAN DENGAN PENAMBAHAN CMC KULIT SINGKONG TERHADAP SIFAT RHEOLOGY DAN FILTRATION LOSS
Lumpur pemboran berperan penting dalam menjaga kestabilan lubang bor, mengangkut cutting, serta mengontrol sifat rheology dan filtration loss. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penambahan Carboxymethyl Cellulose (CMC) kulit singkong terhadap sifat lumpur pemboran pada variasi konsentrasi 0 g, 0,225 g, 0,45 g, dan 0,675 g, serta temperatur 30°C, 60°C, dan 90°C. Pengujian meliputi karakteristik CMC, viskositas, Plastic viscosity (PV), Yield point (YP), gel strength, filtration loss, mud cake, dan densitas lumpur pemboran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CMC kulit singkong memiliki karakteristik yang memenuhi standar mutu dengan nilai DS 0,88, pH 6,9, dan kemurnian 99,58%. Penambahan CMC meningkatkan sifat rheology dan menurunkan filtration loss, sedangkan peningkatan temperatur cenderung menurunkan performa lumpur. Kondisi optimum diperoleh pada konsentrasi 0,675 g CMC, yang menunjukkan kinerja terbaik pada sebagian besar parameter pengujian. Berdasarkan hasil penelitian, CMC kulit singkong berpotensi digunakan sebagai aditif lumpur pemboran berbasis biomaterial untuk meningkatkan sifat rheology dan mengontrol filtration loss.
No other version available