Text
UJI KEEFEKTIFAN SAWDUST SEBAGAI BAHAN PADA WATER BASE MUD UNTUK MENGOPTIMALKAN RHEOLOGI LUMPUR PEMBORAN
Lumpur pemboran berbahan dasar air (Water Based Mud/WBM) merupakan fluida yang berperan penting dalam menjaga kestabilan lubang bor, mengangkut cutting ke permukaan, serta mengendalikan kehilangan filtrat selama operasi pemboran. Penggunaan bahan aditif ramah lingkungan, seperti sawdust (serbuk gergaji), menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan kinerja lumpur pemboran sekaligus mendukung pemanfaatan limbah biomassa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan sawdust terhadap karakteristik reologi lumpur pemboran berbahan dasar air. Penelitian dilakukan secara eksperimental di Laboratorium Pemboran Program Studi Teknik Perminyakan Universitas Islam Riau berdasarkan standar API RP 13B-1. Sawdust ditambahkan ke dalam formulasi lumpur dengan variasi konsentrasi 0,5 g dan 0,75 g. Parameter yang diuji meliputi densitas, plastic viscosity, yield point, gel strength, filtration loss, dan ketebalan mud cake. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan sawdust menghasilkan densitas sebesar 8,3 ppg pada kedua variasi konsentrasi, meningkatkan plastic viscosity hingga 2 cP dan yield point hingga 1 lb/100 ft², serta menghasilkan gel strength berkisar antara 0,5–1 lb/100 ft². Konsentrasi 0,75 g memberikan kinerja terbaik pada pengujian filtrasi dengan nilai filtration loss sebesar 40 mL dan mud cake setebal 0,4 mm. Meskipun sebagian parameter reologi masih berada di bawah kisaran yang direkomendasikan untuk aplikasi lapangan, sawdust berpotensi digunakan sebagai aditif ramah lingkungan yang mampu meningkatkan kemampuan pengendalian filtrasi pada lumpur pemboran berbahan dasar air.
No other version available