Text
PENERAPAN PERMAINAN TRADISIONAL GOBAK SODOR DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK NUMBING JAYA KABUPATEN BINTAN, KEPULAUAN RIAU
Kemampuan sosial emosional anak usia 5–6 tahun merupakan salah satu aspek perkembangan yang penting untuk dikembangkan sejak dini karena menjadi dasar bagi anak dalam berinteraksi, bekerja sama, mengendalikan emosi, dan menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan sosial emosional anak usia 5–6 tahun di TK Numbing Jaya Kabupaten Bintan, yang terlihat dari kurangnya kemampuan bekerja sama, berbagi, membantu teman, dan menunjukkan rasa peduli terhadap orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan sosial emosional anak melalui penerapan permainan tradisional Gobak Sodor. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 anak usia 5–6 tahun yang terdiri dari 10 anak laki-laki dan 5 anak perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan persentase. Indikator kemampuan sosial emosional yang diamati meliputi kemampuan bekerja sama, berbagi, membantu teman, dan menunjukkan rasa peduli terhadap orang lain. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan sosial emosional anak pada setiap siklus. Pada tahap prasiklus diperoleh rata-rata persentase sebesar 39,59% dengan kategori Belum Berkembang (BB), meningkat menjadi 50,63% pada Siklus I dengan kategori Mulai Berkembang (MB), dan mencapai 75,00% pada Siklus II dengan kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan permainan tradisional Gobak Sodor dapat meningkatkan kemampuan sosial emosional anak usia 5–6 tahun di TK Numbing Jaya Kabupaten Bintan.
No other version available