Text
Analisis Pengaruh Tekanan Kepala Sumur Terhadap Kinerja Continuous Gas Lift Pada Sumur XY Menggunakan Simulasi Prosper
Sumur XY pada Lapangan TIMA merupakan sumur produksi yang mengalami penurunan produktivitas akibat menurunnya kemampuan alir reservoir serta tingginya kandungan air (water cut). Kondisi tersebut menyebabkan tekanan reservoir tidak lagi mampu mengalirkan fluida secara optimal ke permukaan sehingga diperlukan metode Artificial Lift. Berdasarkan karakteristik sumur yang masih memiliki Productivity Index (PI) sebesar 1,95 STB/hari/psi, metode Continuous Gas lift (CGL) dipilih sebagai solusi untuk meningkatkan laju produksi. Namun, keberhasilan operasi Continuous Gas lift sangat dipengaruhi oleh parameter operasi, salah satunya adalah Tubing Head Pressure (THP). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perubahan THP terhadap kinerja Continuous Gas lift serta menentukan nilai THP optimum yang menghasilkan produksi minyak maksimum. Penelitian dilakukan menggunakan metode analisis nodal berbantuan perangkat lunak PROSPER (Production System Performance Analysis) dengan memodelkan hubungan antara kurva Inflow Performance Relationship (IPR) dan Vertical Lift Performance (VLP). Sebelum dilakukan analisis sensitivitas, model divalidasi melalui proses History Matching menggunakan data produksi aktual hingga diperoleh nilai kesalahan sebesar 6,06%, sehingga model dinilai layak digunakan. Analisis sensitivitas dilakukan dengan memvariasikan nilai THP sebesar 50, 100, 150, 200, 250, dan 300 psi untuk mengevaluasi perubahan Liquid rate, oil rate dan water rate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan nilai THP menyebabkan kurva VLP bergeser ke atas sehingga titik operasi berpindah ke laju produksi yang lebih rendah. Nilai THP sebesar 50 psi memberikan performa terbaik dengan Liquid rate sebesar 1.198,53 STB/hari, oil rate sebesar 263,676 STB/hari, dan water rate sebesar 934,85 STB/hari. Berdasarkan hasil simulasi menggunakan PROSPER, dapat disimpulkan bahwa Tubing Head Pressure sebesar 50 psi merupakan kondisi operasi optimum karena menghasilkan laju produksi minyak tertinggi dibandingkan seluruh skenario yang dianalisis. Kata Kunci : Gas lift, Continuous Gas lift, PROSPER, Tubing Head Pressure.
No other version available