Text
ANALISIS KEEKONOMIAN PEKERJAAN PILLAR FRACTURING LAPISAN UIR-01 DI SUMUR MYK-02 DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM PSC COST RECOVERY DAN PSC GROSS SPLIT
Pekerjaan pillar fracturing merupakan salah satu metode stimulasi yang dapat digunakan untuk meningkatkan produktivitas sumur pada reservoir dengan permeabilitas rendah. Lapisan UIR-01 pada Sumur MYK-02 memiliki potensi produksi yang masih dapat dikembangkan, sehingga diperlukan evaluasi keekonomian untuk mengetahui kelayakan investasi serta sistem kontrak bagi hasil yang memberikan hasil terbaik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan keekonomian pekerjaan pillar fracturing pada Sumur MYK-02 menggunakan skema Production Sharing Contract (PSC) Cost Recovery dan PSC Gross Split, serta menganalisis sensitivitas terhadap perubahan harga minyak, produksi, CAPEX, dan OPEX. Penelitian menggunakan data sekunder berupa data produksi, data sumur, biaya pekerjaan pillar fracturing, harga minyak, CAPEX, OPEX, serta parameter fiskal kedua skema PSC. Forecast produksi dilakukan menggunakan metode Decline Curve Analysis (DCA), kemudian disusun cash flow untuk menghitung indikator keekonomian berupa Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Pay Out Time (POT), dan Profitability Index (PI). Hasil forecast menunjukkan tambahan produksi sebesar 413.165 bbl selama periode analisis 10 tahun dengan investasi awal sebesar US$1.727.250. Pada skema PSC Cost Recovery diperoleh NPV sebesar US$1.371.919, IRR 28,18%, POT 3,02 tahun, dan PI 1,79. Sementara itu, PSC Gross Split menghasilkan NPV sebesar US$911.854, IRR 22,39%, POT 3,60 tahun, dan PI 1,53. Hasil analisis menunjukkan bahwa PSC Cost Recovery memberikan tingkat keekonomian yang lebih baik dibandingkan PSC Gross Split. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa harga minyak merupakan parameter yang paling berpengaruh terhadap keekonomian proyek.
No other version available