Text
Pengaruh modal intelektual, keragaman gender, dan dewan komisaris independen terhadap kesulitan keuangan pada perusahaan sektor properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh intellectual capital, gender diversity, dan dewan komisaris independen terhadap financial distress pada perusahaan sektor property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022-2024, dengan dilandasi resource based theory dan teori sinyal. Intellectual capital diukur menggunakan VAICâ„¢, gender diversity diukur melalui proporsi direksi wanita, dewan komisaris independen diukur melalui proporsi komisaris independen, dan pengukuran financial distress menggunakan model Altman Z-Score yang dikategorikan menjadi non-distress, grey area, dan distress. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan teknik purposive sampling, memperoleh 71 perusahaan sebagai sampel dengan total 213 data observasi, dan dianalisis menggunakan regresi logistik multinomial melalui SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intellectual capital, gender diversity, dan dewan komisaris independen secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap financial distress, sehingga H1, H2, dan H3 ditolak.
No other version available