Text
Perubahan Tutupan Lahan Terbangun Di Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan Tahun 2010-2025
Perkembangan wilayah dan pertumbuhan penduduk di Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan telah mendorong peningkatan kebutuhan ruang yang ditandai dengan bertambahnya tutupan lahan terbangun. Perubahan tersebut berpotensi memengaruhi pola dan keteraturan ruang serta pemanfaatan lahan di wilayah penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan tutupan lahan terbangun di Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan tahun 2010, 2020, dan 2025, dengan sasaran mengidentifikasi perkembangan bentuk tekstur tutupan lahan terbangun serta mengidentifikasi perubahan luas tutupan lahan terbangun pada periode tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan teknologi penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis (SIG). Data yang digunakan berupa citra Landsat 5 tahun 2010, citra satelit tahun 2020 yang diperoleh melalui SAS Planet, serta citra Sentinel-2A tahun 2025 dari ESA Copernicus. Citra kemudian diinterpretasi dan didigitasi secara visual menggunakan ArcGIS 10.8. Analisis perkembangan bentuk tekstur tutupan lahan terbangun dilakukan menggunakan analisis Figure Ground dan teknik overlay, sedangkan perubahan tutupan lahan dianalisis berdasarkan dua kelas, yaitu lahan terbangun dan lahan tidak terbangun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan bentuk tekstur tutupan lahan terbangun selama tahun 2010–2025 didominasi oleh bentuk heterogen. Pada tahun 2010 tekstur tutupan lahan terbangun didominasi bentuk heterogen dan menyebar, tahun 2020 didominasi bentuk homogen dan heterogen, sedangkan tahun 2025 didominasi bentuk heterogen dan homogen. Perkembangan tekstur homogen terutama ditandai oleh pertumbuhan kawasan perumahan di sekitar kawasan industri PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), sedangkan tekstur heterogen dan menyebar ditandai oleh pertambahan rumah tunggal dan pembukaan lahan baru untuk permukiman. Hasil analisis perubahan menunjukkan bahwa luas lahan terbangun meningkat dari 4,70 km² pada tahun 2010 menjadi 5,57 km² pada tahun 2020, atau bertambah sebesar 0,87 km², kemudian meningkat menjadi 6,64 km² pada tahun 2025, atau bertambah sebesar 1,07 km² dari tahun 2020. Seluruh desa dan kelurahan di Kecamatan Pangkalan Kerinci mengalami peningkatan luasan tutupan lahan terbangun. Uji akurasi interpretasi citra menghasilkan tingkat ketepatan sebesar 92% pada tahun 2010, 94% pada tahun 2020, dan 98% pada tahun 2025, yang telah melampaui batas minimal akurasi 85%. Kata kunci: perubahan tutupan lahan, lahan terbangun, penginderaan jauh, Sistem Informasi Geografis, Figure Ground, Pangkalan Kerinci.
No other version available