Text
Hubungan Nilai Tukar dan Inflasi di Indonesia: Studi Empiris Sudut Pandang Maqashid Syariah
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara nilai tukar Rupiah Indonesia terhadap Dolar Amerika Serikat dengan tingkat inflasi di Indonesia serta mengkaji hubungan tersebut dalam perspektif Maqashid Syariah. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya stabilitas nilai tukar dan inflasi dalam menjaga keseimbangan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat, yang dalam ekonomi Islam berkaitan dengan prinsip keadilan (al-‘adl), perlindungan harta (hifz al-mal), dan larangan praktik spekulasi (gharar dan maisir). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear sederhana. Data yang digunakan merupakan data sekunder time series periode 2005–2024 yang diperoleh dari Bank Indonesia. Analisis data dilakukan melalui uji deskriptif statistik, uji regresi, uji t, dan koefisien determinasi untuk mengetahui hubungan antara variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tukar memiliki hubungan negatif dan signifikan terhadap inflasi di Indonesia. Hal ini mengindikasikan bahwa perubahan nilai tukar tidak selalu diikuti dengan peningkatan inflasi, melainkan dapat bergerak berlawanan arah. Temuan ini menunjukkan adanya mekanisme penyesuaian dalam perekonomian yang dipengaruhi oleh kebijakan moneter, struktur ekonomi, serta faktor eksternal lainnya. Dalam perspektif maqashid syariah, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun nilai tukar berfluktuasi, stabilitas inflasi tetap dapat terjaga, yang mencerminkan upaya menjaga kemaslahatan melalui perlindungan nilai uang dan daya beli masyarakat. Selain itu, hubungan negatif antara nilai tukar dan inflasi mengindikasikan bahwa dampak spekulasi terhadap stabilitas harga dapat diminimalisir, sehingga sejalan dengan prinsip keadilan dan larangan praktik ekonomi yang merugikan.
No other version available