Text
Pengaruh Problem Based Learning (PBL) Terhadap Konsentrasi Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa di SMP IT Bunayya Pekanbaru
Penelitian ini dimotivasi oleh rendahnya konsentrasi belajar di kalangan sebagian siswa dalam mempelajari Studi Islam, sehingga diperlukan model pembelajaran untuk meningkatkan fokus dan keterlibatan siswa dalam proses belajar. Salah satu model pembelajaran yang diharapkan dapat mengatasi masalah ini adalah Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat implementasi Pembelajaran Berbasis Masalah, tingkat konsentrasi belajar siswa, dan pengaruh Pembelajaran Berbasis Masalah terhadap konsentrasi belajar siswa kelas VII di SMP IT Bunayya Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Populasi penelitian terdiri dari empat puluh sembilan siswa kelas VII, yang semuanya dimasukkan dalam sampel yang diambil dengan teknik pengambilan sampel jenuh. Teknik pengumpulan data penelitian dilakukan dengan menggunakan kuesioner skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif, uji normalitas, uji linearitas, analisis regresi linier sederhana, dan koefisien determinasi (R-kuadrat) yang dilakukan dengan perangkat lunak SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat implementasi Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) berada dalam kategori "baik", dengan nilai rata-rata 64,33, sedangkan tingkat konsentrasi belajar siswa juga berada dalam kategori "baik", dengan nilai rata-rata 72,27. Analisis regresi linier sederhana menghasilkan persamaan yang menunjukkan bahwa untuk setiap peningkatan satu unit dalam Pembelajaran Berbasis Masalah, konsentrasi belajar siswa akan meningkat sebesar 0,467 unit. Hasil uji t menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (kurang dari 0,05) dan nilai statistik t sebesar 4,357 (lebih besar dari nilai tabel t sebesar 2,011), oleh karena itu, hipotesis alternatif diterima. Selanjutnya, koefisien determinasi (R-squared) sebesar 0,288 menunjukkan bahwa Pembelajaran Berbasis Masalah memberikan kontribusi sebesar 28,8% terhadap konsentrasi belajar siswa, sedangkan sisanya sebesar 71,2% dipengaruhi oleh faktor-faktor di luar cakupan penelitian ini.
No other version available