Text
PENGARUH KEMAMPUAN BAHASA DAN KECERDASAN SPIRITUAL TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA PELAJARAN FIQIH DI MADRASAH TSANAWIYAH
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran fiqih. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kemampuan bahasa dan kecerdasan spiritual serta pengaruhnya terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada pembelajaran fiqih di MTs Bustanul Ulum Tenayan Raya. Populasi berjumlah 71 siswa karena kurang dari 100 maka semua populasi dijadikan sampel. Penelitian ini terdiri dari variabel X1 (kemampuan bahasa), X2 (kecerdasan spiritual) dan Y (keterampilan berpikir kritis siswa). Data dianalisis menggunakan descriptive statistics dan uji regresi linear berganda. Hasil descriptive statistics pada kemampuan bahasa memperoleh nilai mean sebesar 37,61 berada dikategori sedang dengan nilai frekuensi 18 (25,4%). Kecerdasan spiritual memperoleh nilai mean sebesar 75,70 berada dikategori tinggi dengan nilai frekuensi 18 (25,4%). Keterampilan berpikir kritis siswa memperoleh nilai mean sebesar 68,25 berada dikategori sedang dengan nilai frekuensi 21 (29,6%). Selain itu, kemampuan bahasa memperoleh nilai signifikansi 0,014 < 0,05 yang berarti X1 berpengaruh signifikan terhadap Y. Kecerdasan spiritual memperoleh nilai signifikansi 0,000 < 0,05 sehingga, X2 berpengaruh signifikan terhadap Y. Selanjutnya, hasil analisis regresi linear berganda memperoleh nilai signifikansi 0,000 < 0,05 maka Ha diterima, besarnya tingkat pengaruh variabel X1, X2, terhadap Y sebesar 0,555 terletak pada rentang 0,40-0,599 berada pada kategori cukup rendah.
No other version available