Text
PENERAPAN VALUE ENGINEERING UNTUK OPTIMALISASI BIAYA PROYEK KONSTRUKSI (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Gelanggang Olahraga Kota Dumai)
Dalam pembangunan proyek konstruksi berskala besar sering terjadi ketidakefisienan biaya, terutama pada pekerjaan dengan bobot biaya dan kompleksitas tinggi. Proyek Pembangunan Gelanggang Olahraga Kota Dumai membutuhkan total anggaran sebesar Rp. 29.199.900.000,00. Penelitian ini bertujuan menentukan item pekerjaan yang memiliki potensi optimalisasi biaya melalui penerapan metode Value Engineering, serta menghitung besar penghematan dan persentase perbandingan biaya proyek antara kondisi sebelum dan sesudah penerapan Value Engineering. Metode penelitian yang digunakan adalah Value Engineering, yaitu pendekatan sistematis dan kreatif untuk mengoptimalkan biaya tanpa mengurangi fungsi bangunan. Metode ini terdiri dari lima tahap, yaitu tahap informasi, tahap kreatif, tahap analisis, tahap pengembangan, dan tahap rekomendasi. Hasil penerapan Value Engineering memberikan penghematan sebesar 5,99% dari biaya total proyek. Analisis dilakukan terhadap dua item pekerjaan dengan biaya tertinggi, yaitu rangka space frame dan gording primer. Pada pekerjaan rangka space frame direkomendasikan penggantian rangka existing dengan rangka baja konvensional truss profil Wide Flange, karena memperoleh nilai evaluasi tertinggi berdasarkan kriteria biaya, keawetan, durasi pelaksanaan, dan kemudahan pelaksanaan dengan penghematan sebesar Rp. 1.580.154.264,80. Pada pekerjaan gording primer direkomendasikan penggantian dengan profil Baja Kanal C (CNP) 125×50×20×2,3 mm karena memperoleh nilai evaluasi tertinggi berdasarkan kriteria yang sama, dengan penghematan sebesar Rp. 168.338.051,70. Total penghematan biaya yang diperoleh adalah Rp. 1.748.492.316,50 atau 5,99% dari total biaya proyek.
No other version available