Text
Studi Penerapan Konsep Level Of Development (lod) Pada Pemodelan Elemen Box culvert dan Quanty Take Of untuk Kebutuhan Proyek
Sistem peningkatan jalan sering kali menghadapi tantangan terkait akurasi perhitungan volume pekerjaan akibat ketergantungan pada metode konvensional yang rentan terhadap human error. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan konsep Level of Development (LOD) dalam pemodelan Building Information Modeling (BIM) menggunakan Autodesk Revit pada elemen box culvert, serta menganalisis perbedaan Quantity Take-Off (QTO) antara model BIM dengan perhitungan metode konvensional (data sekunder RAB). Penelitian difokuskan pada pemodelan elemen box culvert hingga tingkat LOD 400. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan BIM mampu mendefinisikan detail geometri dan informasi elemen secara bertahap mulai dari LOD 100 hingga LOD 400, dengan LOD 400 mencakup detail pembesian dan komponen pendukung yang siap fabrikasi. Analisis perbandingan QTO menunjukkan adanya deviasi kuantitas pada seluruh item pekerjaan, di mana metode BIM memberikan estimasi yang lebih presisi dengan selisih pada pekerjaan beton badan box culvert sebesar 9,52%, pekerjaan bekisting sebesar 3,80%, dan pekerjaan pembesian sebesar 6,03%. Pada struktur sayap, deviasi yang dihasilkan masing-masing sebesar 5,70% untuk beton, 2% untuk bekisting, dan 6,07% untuk pembesian. Hasil ini membuktikan bahwa pendekatan BIM melalui konsep LOD 400 memberikan estimasi yang lebih reliabel dan akurat dibandingkan metode konvensional dengan meminimalisir kesalahan perhitungan manual, sehingga dapat mendukung efisiensi perencanaan material dan manajemen proyek konstruksi. Kata Kunci: Jurnal, Saintis, Universitas Islam Riau,
No other version available