Text
ANALISIS KOMPARATIF VOLUME PEKERJAAN GALIAN DAN TIMBUNAN ANTARA METODE BIM DAN KONVENSIONAL PADA PERENCANAAN JALAN
Penelitian ini bertujuan menganalisis deviasi volume pekerjaan galian dan timbunan serta dampaknya pada Rencana Anggaran Biaya (RAB) akibat keterbatasan asumsi perhitungan konvensional. Studi komparatif dilakukan pada Proyek Peningkatan Jalan Sei Paur - Bukit Bakar (5,50 KM) dengan membandingkan Metode Konvensional (Average End Area) dan Metode Building Information Modeling (BIM Composite Volume - Autodesk Civil 3D). Hasil penelitian menunjukkan metode konvensional konsisten menghasilkan estimasi kuantitas yang lebih rendah (under-estimation). Terdapat selisih volume galian sebesar 18,195 m3 (0,28%) dan timbunan sebesar 4,635 m3 (0,56%) dibandingkan dengan BIM. Deviasi kuantitas ini memunculkan selisih anggaran (gap cost) nyata sebesar Rp 1.700.398,40—di mana total RAB BIM bernilai Rp 424.152.625,86 dan konvensional Rp 422.452.227,46. Penyumbang deviasi biaya terbesar berasal dari item pekerjaan timbunan akibat tingginya indeks harga bahan tanah urug pada standar daerah tersebut.
No other version available