Text
STRATEGI GURU AQIDAH AKHLAK UNTUK MENANAMKAN KEJUJURAN SISWA KELAS 2 DALAM PEMBELAJARAN DI MI MUHAMMADIYAH 03 PEKANBARU
ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya perilaku kurang jujur pada siswa, seperti menyontek, tidak mengakui kesalahan, serta memberikan alasan yang tidak sesuai dengan kenyataan. Oleh karena itu, guru Aqidah Akhlak memiliki peran penting dalam menanamkan karakter jujur melalui berbagai strategi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru Aqidah Akhlak dalam menanamkan kejujuran siswa kelas II dalam pembelajaran di MI Muhammadiyah 03 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian adalah guru Aqidah Akhlak, dengan informan pendukung guru Fikih. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru Aqidah Akhlak dalam menanamkan kejujuran siswa dilakukan melalui enam strategi utama, yaitu: (1) pengintegrasian nilai dan etika pada setiap mata pelajaran dengan mengaitkan materi Aqidah Akhlak dengan kehidupan sehari-hari dan keteladanan Rasulullah SAW; (2) internalisasi nilai positif melalui kerja sama guru, kepala madrasah, dan orang tua; (3) pembiasaan dan latihan melalui pemberian tugas, pendekatan personal, serta penerapan reward dan punishment; (4) pemberian contoh atau keteladanan melalui perilaku guru yang jujur dan konsisten; (5) penciptaan suasana madrasah yang aman, nyaman, dan berkarakter; serta (6) pembudayaan nilai kejujuran melalui pembiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan sehingga menjadi karakter yang melekat pada diri siswa. Keenam strategi tersebut saling berkaitan dan efektif dalam membentuk perilaku jujur siswa, seperti berkata sesuai kenyataan, berani mengakui kesalahan, tidak menyontek, serta bertanggung jawab dalam proses pembelajaran. Kata kunci: strategi guru, Aqidah Akhlak, kejujuran, karakter, siswa Madrasah Ibtidaiyah.
No other version available