Text
STRATEGI GURU BIMBINGAN KONSELING DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI MADRASAH TSANAWIYAH DESA SIMPANG RAYA KABUPATEN KUANTAN SINGINGI
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya motivasi belajar sebagian siswa di Madrasah Tsanawiyah Sirojutholibin Desa Simpang Raya Kabupaten Kuantan Singingi yang ditunjukkan melalui kurangnya antusiasme, fokus, dan kesadaran terhadap pentingnya pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam meningkatkan motivasi belajar siswa serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Kajian teori yang digunakan meliputi konsep strategi pembelajaran, peran guru BK sebagai motivator, konselor, dan fasilitator, serta teori motivasi belajar yang mencakup faktor intrinsik dan ekstrinsik. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek guru BK dan kepala madrasah. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru BK dilakukan melalui asesmen kebutuhan siswa, pemberian motivasi secara berkelanjutan, layanan bimbingan klasikal dan konseling, kerja sama dengan guru mata pelajaran, serta pembinaan rutin. Rendahnya motivasi belajar dipengaruhi oleh faktor internal berupa rendahnya kemauan dan kesadaran belajar, serta faktor eksternal berupa kurangnya dukungan orang tua, lingkungan pergaulan, kondisi keluarga, dan penggunaan gadget yang berlebihan. Penelitian menyimpulkan bahwa keberhasilan peningkatan motivasi belajar memerlukan sinergi antara guru BK, sekolah, keluarga, dan lingkungan sosial.
No other version available