Text
Implementasi Budaya Literasi Dalam Membentuk Karakter Siswa Kelas 3 Di SD Negeri 58 Pekanbaru
Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya budaya literasi sebagai upaya meningkatkan kemampuan membaca sekaligus membentuk karakter siswa di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kondisi faktual budaya literasi,pelaksanaan budaya literasi, serta perannya dalam membentuk karakter siswa kelas 3 SD Negeri 58 Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan telaah dokumentasi. Sumber data meliputi kepala sekolah, guru kelas 3, dan siswa kelas 3 SD Negeri 58 Pekanbaru. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya literasi dilaksanakan melalui pembiasaan membaca selama 15-20 menit sebelum pembelajaran, kegiatan literasi setiap hari Kamis, pemanfaatan perpustakaan, pojok baca, serta penyediaan berbagai sumber bacaan. Pelaksanaan budaya literasi didukung oleh kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua sehingga program dapat berjalan secara berkelanjutan, meskipun masih terdapat kendala berupa rendahnya minat membaca sebagian siswa. Budaya literasi berkontribusi dalam pembentukan karakter siswa yang meliputi keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, dan komunikasi. Dengan demikian, budaya literasi tidak hanya meningkatkan kemampuan literasi, tetapi juga membentuk karakter positif yang tercermin dalam sikap, perilaku, dan kebiasaan siswa di lingkungan sekolah.
No other version available