Text
Pengembangan LKPD Berbasis Model Pembelajaran Role Playing Materi Penjumlahan dan Pengurangan Siswa Kelas II SD Negeri 109 Pekanbaru
Pembelajaran matematika di sekolah dasar masih menghadapi kendala, terutama pada pemahaman siswa terhadap materi penjumlahan dan pengurangan. Selain itu, bahan ajar yang digunakan belum sepenuhnya mampu meningkatkan keaktifan dan minat belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan dan validitas LKPD berbasis model pembelajaran role playing pada materi penjumlahan dan pengurangan untuk siswa kelas II SD Negeri 109 Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang dibatasi pada tahap analysis, design, dan development. Subjek penelitian terdiri atas enam validator, yaitu dua ahli materi, dua ahli bahasa, dan dua ahli desain. Data diperoleh melalui lembar validasi serta angket respon guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD berbasis model pembelajaran role playing memperoleh rata-rata validasi ahli materi sebesar 94,1%, ahli bahasa 98%, dan ahli desain 94,8% dengan kategori sangat valid. Selain itu, respon guru memperoleh persentase 93,3% dan respon siswa 93,6% dengan kategori sangat baik. Dengan demikian, LKPD berbasis model pembelajaran role playing layak digunakan sebagai bahan ajar pada materi penjumlahan dan pengurangan untuk siswa kelas II SD Negeri 109 Pekanbaru.
No other version available