Text
Implementasi Pembelajaran Diferensiasi pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di kelas II SD Negeri 17 Pekanbaru
Pembelajaran di sekolah dasar perlu memperhatikan keberagaman karakteristik peserta didik agar setiap siswa memperoleh kesempatan belajar sesuai dengan kemampuan, minat, dan kebutuhannya. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan proses pembelajaran yang cenderung menggunakan pendekatan yang sama bagi seluruh peserta didik sehingga kebutuhan belajar yang beragam belum sepenuhnya terakomodasi. Oleh karena itu, implementasi pembelajaran diferensiasi menjadi salah satu upaya yang dapat dilakukan guru untuk menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna, inklusif, dan berpusat pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran diferensiasi pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas II SD Negeri 17 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari guru kelas II, dan peserta didik kelas II. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran diferensiasi telah dilaksanakan melalui diferensiasi konten, proses, dan produk. Guru menyesuaikan materi, metode, tugas, serta penilaian berdasarkan kemampuan, minat, dan kebutuhan siswa. Selain itu, ditemukan faktor pendukung berupa dukungan sekolah, ketersediaan media pembelajaran, serta kreativitas guru. Adapun faktor penghambat meliputi perbedaan kemampuan siswa yang beragam dan keterbatasan waktu pembelajaran. Secara keseluruhan, pembelajaran diferensiasi telah berjalan dengan baik meskipun masih memerlukan optimalisasi dalam pelaksanaannya.
No other version available