Text
STRATEGI GURU DALAM MENGATASI KESULITAN MEMBACA SISWA KELAS 1 SDN 48 PEKANBARU
Kemampuan membaca merupakan keterampilan dasar yang harus dikuasai siswa sekolah dasar sebagai fondasi dalam mengikuti proses pembelajaran. Namun, masih terdapat siswa kelas I yang mengalami kesulitan membaca, seperti belum mampu mengenal huruf dengan baik, kesulitan mengeja, membaca terbata-bata, serta membedakan huruf yang memiliki bentuk serupa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam mengatasi kesulitan membaca siswa kelas I di SDN 48 Pekanbaru. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas guru kelas I sebagai informan utama dan siswa kelas I sebagai informan pendukung. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan membaca siswa meliputi kesulitan mengenal huruf, membedakan huruf yang bentuknya mirip, mengeja suku kata, membaca kata dengan lebih dari dua suku kata, dan membaca secara lancar. Strategi yang diterapkan guru meliputi penggunaan media kartu gambar dan kartu huruf, penerapan metode fonik, bimbingan individual, latihan membaca secara rutin, membaca bersama, serta pemberian motivasi melalui permainan dan ice breaking. Strategi tersebut terbukti membantu meningkatkan kemampuan membaca, kepercayaan diri, dan motivasi belajar siswa. Dengan demikian, penerapan strategi pembelajaran yang bervariasi, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik siswa mampu mendukung peningkatan kemampuan membaca permulaan pada siswa kelas I sekolah dasar.
No other version available