Text
PENGARUH ICE BREAKING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMAISLAM DI SDN 17 SIALANG SAKTI KECAMATAN DAYUN
Motivasi belajar merupakan salah satu faktor yang memengaruhi keberhasilan peserta didik dalam proses pembelajaran. Namun, peserta didik sering mengalami kejenuhan sehingga motivasi belajar menurun. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan menerapkan kegiatan ice breaking dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan ice breaking, tingkat motivasi belajar peserta didik, serta pengaruh ice breaking terhadap motivasi belajar peserta didik kelas V pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN 17 Sialang Sakti. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experimental design dan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari 26 peserta didik kelas eksperimen dan 26 peserta didik kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial dengan Uji Mann-Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ice breaking memperoleh persentase sebesar 85,75% dengan kategori sangat tinggi. Motivasi belajar peserta didik pada kelas eksperimen meningkat dari 83,27% menjadi 86,10%, sedangkan pada kelas kontrol menurun dari 88,75% menjadi 87,35%. Hasil Uji Mann-Whitney U memperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,042 < 0,05. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan ice breaking terhadap motivasi belajar peserta didik kelas V pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN 17 Sialang Sakti. Peneliti merekomendasikan guru untuk menerapkan ice breaking secara terencana dalam proses pembelajaran guna membantu menjaga dan meningkatkan motivasi belajar peserta didik.
No other version available