Text
PENGARUH POC URIN SAPI DAN BIOSAKA TERHADAP PEMBIBITAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) DI MAIN NURSERY
Penelitian berjudul pengaruh POC urin sapi dan biosaka terhadap pembibitan kelapa sawit (Elaeis guineensis jacq.) di main nursery telah dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau, Kota Pekanbaru selama 6 bulan, mulai Agustus 2025 sampai Januari 2026. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh interaksi dan utama POC urin sapi dan biosaka terhadap pembibitan kelapa sawit di main nursery. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial, terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama yaitu konsentrasi POC urin sapi (P) terdiri dari 5 taraf yaitu 0, 400, 800, 1200, 1600 ml per tanaman. Faktor kedua konsentrasi biosaka (B) dengan 4 taraf perlakuan yaitu 0, 4, 8, 12 ml per liter. Parameter yang diamati yaitu pertambahan tinggi tanaman, pertambahan jumlah pelepah daun, panjang pelepah terpanjang, lilit batang, volume akar, kandungan klorofil daun dan stomata daun. Data pengamatan dianalisis secara statistik dan dilanjutkan dengan uji BNJ taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan secara interaksi POC urin sapi dan biosaka berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter dengan kombinasi perlakuan terbaik terdapat pada POC urin sapi 1600 ml/tanaman dan biosaka 12 ml/l. Pengaruh utama POC urin sapi nyata terhadap seluruh parameter. Perlakuan terbaik terdapat pada POC urin sapi 1600 ml/tanaman. Pengaruh utama biosaka nyata terhadap seluruh parameter. Perlakuan terbaik terdapat pada biosaka 12 ml/l.
No other version available