Text
Kesenjangan Digital Pada Aplikasi Andal di PT Taspen (Persero) Pekanbaru
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesenjangan digital pada penggunaan aplikasi ANDAL di PT Taspen (Persero) Cabang Pekanbaru serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi peserta pensiun dalam memanfaatkan aplikasi tersebut. Penelitian dilatarbelakangi oleh transformasi digital pelayanan pensiun melalui aplikasi ANDAL yang bertujuan mempermudah proses autentikasi dan akses layanan pensiun, namun dalam pelaksanaannya masih ditemukan berbagai hambatan yang menunjukkan adanya kesenjangan digital di kalangan peserta pensiun. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pegawai PT Taspen (Persero) Pekanbaru dan peserta pensiun pengguna aplikasi ANDAL. Analisis penelitian menggunakan teori kesenjangan digital Jan van Dijk yang meliputi akses material, akses keterampilan, akses motivasi, dan akses pemanfaatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesenjangan digital pada penggunaan aplikasi ANDAL secara umum berada pada kategori cukup baik. Sebagian besar peserta pensiun telah memiliki perangkat digital dan akses internet yang memadai serta menunjukkan motivasi yang tinggi dalam menggunakan aplikasi karena manfaat yang dirasakan. Aplikasi ANDAL juga membantu mempermudah akses layanan pensiun, meskipun pemanfaatannya belum merata. Faktor penghambat utama meliputi rendahnya kemampuan digital peserta pensiun, usia lanjut, keterbatasan pengalaman menggunakan teknologi, kualitas jaringan internet yang kurang stabil, serta kendala teknis aplikasi. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan literasi digital, sosialisasi, pendampingan pengguna, dan penguatan layanan pendukung untuk mengurangi kesenjangan digital dalam penggunaan aplikasi ANDAL.
No other version available