Text
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK KELAS B (5-6 TAHUN) MELALUI KEGIATAN MENJAHIT POLA DI TK AL-RASYID PEKANBARU
tahun di TK Al-Rasyid Pekanbaru. Sebagian besar anak masih mengalami kesulitan dalam mengoordinasikan gerakan jari dan tangan, memegang serta menggerakkan benda dengan tepat, dan menyelesaikan kegiatan yang memerlukan ketelitian. Oleh karena itu, diperlukan kegiatan pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakteristik anak untuk menstimulasi perkembangan motorik halus, salah satunya melalui kegiatan menjahit pola. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun melalui kegiatan menjahit pola di TK Al-Rasyid Pekanbaru. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dimana setiap siklus terdiri atas dua kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah anak Kelompok B yang berjumlah 13 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan lembar penilaian perkembangan anak. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dengan menghitung persentase pencapaian kemampuan motorik halus anak pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan motorik halus anak mengalami peningkatan pada setiap siklus. Pada tahap prasiklus diperoleh persentase rata-rata sebesar 38% dengan kategori Belum Berkembang (BB). Setelah diberikan tindakan pada Siklus I melalui kegiatan menjahit pola, persentase meningkat menjadi 51% dengan kategori Mulai Berkembang (MB). Selanjutnya pada Siklus II, persentase meningkat menjadi 85% dengan kategori Berkembang Sangat Baik (BSB). Hasil tersebut telah melampaui indikator keberhasilan penelitian yang ditetapkan sebesar 75%. Peningkatan kemampuan motorik halus terlihat pada kemampuan anak memasukkan benang ke dalam lubang pola, mengikuti alur jahitan dengan benar, menjahit pola dengan rapi, memegang dan menggerakkan benang dengan baik, fokus dalam menyelesaikan kegiatan, serta mampu menyelesaikan kegiatan secara mandiri. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kegiatan menjahit pola dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun di TK Al-Rasyid Pekanbaru.
No other version available