Text
Analisa Tegangan Sistem Perpipaan Minyak Dari Sumur A Ke Manifold Sumur Pada Pt. Sarana Pembangunan Riau (Spr) Langgak Menggunakan Software Caesar Ii 2019
Sistem perpipaan adalah suatu sistem yang digunakan untuk transportasi fluida dari suatu tempat ke tempat yang lain sehingga proses produksi dapat berlangsung. Perlu dilakukan analisa pada sistem perpipaan untuk mengetahui apakah ada terjadi overstress yang membuat sistem perpipaan tidak aman. Dimana umur dari sistem perpipaan ini sudah cukup lama, maka perlu dihitung ulang kembali seperti nilai tegangan yang terjadi pada sistem perpipaan tersebut. Pada penelitian ini dilakukan dengan metode survey ke lapangan untuk mengumpulkan data-data sistem perpipaan yang kemudian dianalisa dengan menggunakan software CAESAR II 2019. Hasil yang diperoleh menunjukkan tegangan tertinggi berada pada node 100 dengan 5 loadcase. Pada loadcase 2 rasio tegangannya mencapai 97,4% dengan nilai tegangannya 134328,5 kPa, loadcase 4 rasio tegangannya 96.9% dengan nilai tegangan 133645,4 kPa, loadcase 6 rasio tegangan 97,4 % dengan nilai tegangan 134328,6 kPa, loadcase 7 rasio tegangan 97,4% dengan nilai tegangan 134328,5 kPa, loadcase 8 rasio tegangannya 96,9 dengan nilai tegangan 133645,4 kPa. Nilai tegangan tersebut dibandingkan dengan nilai batas tegangan izin berdasarkan standar ASME B31.3 yaitu 137892 kPa. Setelah dilakukan modifikasi terjadi penurunan tegangan pada node 100 pada loadcase 2 menjadi 7220,7 kPa dengan rasio 5,2%, pada loadcase 4 menjadi 6537,5 kPa dengan rasio 4,7%, pada loadcase 6 menjadi 7220,6 kPa dengan rasio 5,2%, pada loadcase 7 menjadi 4059,2 kPa dengan rasio 2,9%, pada loadcase 8 menjadi 3376,1 kPa dengan rasio 2,4%. Hasil menunjukkan tidak terjadi overstrees pada sistem perpipaan minyak dari sumur A ke manifold sumur. Hasil ini dapat dijadikan pertimbangan agar sistem perpipaan lebih aman dalam beroperasi.
No other version available