Text
Penilaian Lokasi Potensial Pengembangan Perumahan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (Mbr) Di Kota Pekanbaru (Studi Kasus : Kecamatan Tampan)
Lokasi pembangunan perumahan sangat menentukan bagi masyarakat
berpenghasilan rendah. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi lokasi adalah nilai
lahan, jarak terhadap tempat kerja, jarak terhadap jalan utama, jangkauan terhadap
transportasi, bebas bencana, dan jarak terhadap fasilitas. Kebutuhan perumahan yang
tinggi tidak sejalan dengan daya beli masyarakat berpenghasilan rendah yang
mengakibatkan minimnya daya beli yang kurang memperhatikan keseimbangan bagi
masyarakat berpenghasilan rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menilai lokasi
potensial pengembangan perumahan MBR di Kota Pekanbaru.
Penelitian ini menggunakan metode analisis mix method dengan teknik
analisis Skoring dan Deskriptif Kualitatif. Lokasi penelitian ini di Kecamatan
Tampan dengan waktu penelitian dari bulan November sampai Juni 2021.
Pengambilan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara. Populasi dalam
penelitian ini adalah seluruh kepala keluarga di Kecamatan Tampan dan Sampel
penelitian ini berjumlah 100 orang.
Hasil identifikasi lokasi peruntukan perumahan masyarakat berpenghasilan
rendah menurut RTRW Kota Pekanbaru di Kecamatan Tampan yang dapat
dikembangkan menjadi perumahan yang berada di Kelurahan Tobek Godang terdiri
dari titik 12 dan titik 13 yang sesuai dengan kriteria lokasi perumahan bagi
masyarakat berpenghasilan rendah.
Hasil penilaian menunjukkan lokasi potensial untuk dikembangkan menjadi
perumahan masyarakat berpenghasilan rendah terdapat 3 lokasi di Kelurahan Tobek
Godang diantaranya titik 12, titik 13, dan titik 14, sedangkan lokasi yang sangat
potensial bagi perumahan masyarakat berpenghasilan rendah berdasarkan penilaian
terhadap kriteria dekat dengan tempat kerja, bebas bencana alam, dekat dengan jalan
utama, terjangkau oleh transportasi, dekat dengan fasilitas, kondisi lahan, dan harga
lahan terdapat pada titik 12 di Kelurahan Tobek Godang
No other version available