ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Makna Kembar Mayang Dalam Resepsi Pernikahan Adat Jawa Di Desa Garut Kecamatan Kandis Kabupaten Siak
Bookmark Share

Text

Makna Kembar Mayang Dalam Resepsi Pernikahan Adat Jawa Di Desa Garut Kecamatan Kandis Kabupaten Siak

Muhamdi - Personal Name;

Pada saat menggelar resepsi upacara pernikahan adat Jawa, terdapat adat atau budaya yang dilakukan secara turun temurun yaitu pembuatan kembar mayang. Kembar mayang adalah salah satu ritual dalam upacara pernikahan adat Jawa yang dilaksanakan sebelum upacara pernikahan berlangsung. Tradisi kembar mayang adalah tradisi yang sudah sejak lama dilakukan dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, yang mana hal ini tidak dapat dipisahkan dari kehidupan kelompok masyarakat jawa. Khususnya di daerah Desa Garut, Kecamatan Kandis Kabupaten Siak tradisi ini masih terjaga dan berlangsung hingga saat ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Data dari penelitian ini diperoleh dari berbagai sumber data guna menjawab permasalahan peneliti yaitu data primer dan data sekunder. Penelitian ini menggunakan model teori Interaksi Simbolik sebagai landasan dalam pembuatan skripsi ini. Informan dalam penelitian ini sebanyak 3 orang sebagai pembuat kembar mayang. Hasil penelitian ini menjelaskan makna dari kembar mayang yaitu melambangkan mekar pada bunga pinang yang maknanya mengantarkan kedua pengantin pada kehidupan orang baru di dalam kehidupan bermasyarakat. Dalam hal ini kembar mayang sebagai saksi peristiwa, penjaga dan penangkal bahaya. Kembar mayang selalu ditampilkan berpasangan. Maksudnya adalah diwujudkan dalam bentuk yang sama tetapi bukan dalam arti jantan dan betina. Kembar mayang selalu diletakan dalam jajaran kiri dan kanan karena melambangkan bahwa segala hal yang suci, jujur, dan baik diletakan disebelah kanan, sedangkan hal yang serba buruk, kebatilan dan kebohongan selalu di letakan sebelah kiri pasangan pengantin. Dengan demikian dalam kehidupan masyarakat suku jawa kembar mayang mempunyai makna filosofis yang mencerminkan hubungan manusia dengan lingkunganya.


Availability
#
Ilmu Komunikasi (Fakultas Komunikasi) Komunikasi 392.5 Muh m
223303
Available
Detail Information
Call Number
392.5/ PSTK/ UIR/ 2022
Language
Indonesia
NPM
179110145
Publisher
Ilmu Komunikasi : Universitas Islam Riau., 2022
Keyword(s)
Pernikahan Adat
Other Information
Petugas
Luthfi Pratama
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?