Text
Analisis Pengendalian Operasional Bank Rakyat Indonesia (Bri) Di Kecamatan Kerumutan Kabupaten Pelalawan
Tujuan penelitian ini untuk untuk mengetahui dan menganalisis mitigasi (penanganan) pengendalian operasional Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Kecamatan Kerumutan Kabupaten Pelalawan. Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan cara survei untuk memperoleh data primer. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan dan wawancara dengan 2 orang karyawan BRI Kecamatan Kerumutan. Kemudian data yang terkumpul dikelompokkan sesuai kategori, lalu dianalisis secara mendalam untuk dapat ditarik kesimpulan penelitian. Hasil penelitian ini ditemukan menunjukkan bahwa terdapat pengendalian operasional yang terjadi pada BRI di Kecamatan Kerumutan. Di antara pengendalian operasional yang terjadi dikelompokkan menjadi dua yaitu risiko ke nasabah dan risiko ke bank. Risiko ke nasabah yang terjadi yaitu penutupan atau pembatasan kantor layanan. Sedangkan risiko ke bank yang terjadi yaitu beban operasional meningkat karena harus menyediakan handsanitizer, masker, multivitamin, desinfektan yang di sediakan dalam jumlah banyak untuk menjaga kesehatan lingkungan kantor terutama bagi karyawan, penurunan laba cabang yang disebabkan oleh SDM yang terbatas dan daerah prospek yang di batasi juga sehingga marketing tidak bisa optimal kinerjanya. Faktor penyebab terjadinya risiko operasional dibagi menjadi faktor internal dari bank dan faktor eksternal dari nasabah, cara yang dilakukan oleh BRI Kerumutan untuk menanggulangi risiko operasional yang terjadi adalah dengan fokus pada 2 faktor tersebut, mengoptimalkan controlling bagi segenap pegawai (internal) dan juga mengoptimalkan controlling bagi nasabah (eksternal).
No other version available