Text
Kegiatan Screening Pranikah Bagi Calon Suami Istri Dilihat Dari Prespektif Korban (Studi Kasus Di Kantor Urusan Agama Kecamatan Dumai Timur Kota Dumai)
Dalam kehidupan berumah tangga, banyak permasalahan yang kerap terjadi, mulai dari KDRT yang berujung perceraian bahkan memicu kematian, hingga kurangnya kesadaran dan perhatian terhadap kondisi kesehatan pasanganya. Kegiatan screening pranikah merupakan proses bimbingan yang diberikan kepada pasangan untuk lebih memahami serta menerima agar mereka siap secara lahir dan bathin sebelum memutuskan untuk menempuah suatu perkawinan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat keberhasilan dari kegiatan screening Di Kantor Urusan Agama Kota Dumai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif deskriptif dengan melakukan wawancara kepada Key informan dan Informan dalam penelitian ini. Kesimpulan dalam penelitian ini ialah kekerasan dalam rumah tangga masih kerap terjadi yang dikarenakan materi tentang KDRT yang masih terbilang kurang sehingga membuat pasutri tidak paham dalam mengatisipasi terjadinya KDRT serta kurangnya keseriusan calon pasutri dalam mengikuti kegiatan tersebut. Saran dalam hal ini ialah diharapkan kepada pihak yang membuat materi pedoman kegiatan screening dapat lebih memperhatikan dan menekankan materi kekerasan dalam rumah tangga sehingga lebih dapat mengurangi kasus kekerasan dalam rumah tangga dan kepada calon pengantin yang akan menikah agar lebih serius dalam mengikuti kegiatan screening pra-nikah,karena kegiatan ini penting dalam mengarungi bahtera rumah tangga.
No other version available