Text
Analisis Konteks Wacana Dalam Buku Cerita Rakyat Riau Terbitan Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Provinsi Riau
Pada hakikatnya setiap cerita dibangun oleh unsur-unsur konteks wacana. Salah satunya cerita rakyat, tanpa adanya konteks maka tidak akan ada cerita, karena konteks wacanalah yang membangunnya. Dalam buku kumpulan cerita rakyat Riau penulis menemukan adanya konteks berupa latar, peserta, hasil, amanat, cara, sarana, norma, dan jenis di dalam setiap cerita sehingga menjadikan cerita itu menarik untuk dibaca. Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah Bagaimanakah konteks wacana dalam buku cerita rakyat Riau terbitan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Riau? Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, menganalisis, dan menyimpulkan unsur-unsur konteks wacana dalam buku cerita rakyat Riau terbitan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Riau. Teori yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu teori Djajasudarma (2012), Darma (2014) dan teori-teori yang mendukung lainnya. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif, pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian perpustakaan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik dokumentasi, teknik hermeneutik, dan teknik catat. Hasil dari penelitian ini bahwa Konteks Wacana dalam Buku Cerita Rakyat Riau terdapat 228 data yang diantaranya (1) Latar (setting dan scene) 66 data (2) Peserta (participants) 54 data (3) Hasil (ends) 15 data (4) Amanat (message) 15 data (5) Cara (key) 27 data (6) Sarana (instrument) 15 data (7) Norma (norms) 15 data (8) Jenis (genre) 15 data. Berdasarkan analisis konteks wacana maka dapat disimpulkan bahwa data di dalam buku kumpulan cerita rakyat Riau berjumlah 228 data dan semua data konteks tersebut adalah unsur yang paling penting dalam membangun cerita.
No other version available