Text
Nilai Estetika Yang Terkandung Didalam Permainan Bianggung Yang Terdapat Di Desa Kuala Tolam Kecamatan Pelalawan Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau
Pada penelitian ini membahas tentang nilai estetika yang terkandung dalam permainan Bianggung yang terdapat pada Desa Kuala Tolam, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif, yaitu Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Penulis melakukan penelaahan tentang data-data atau informasi yang telah penulis dapatkan dari berbagai sumber. Penelitian ini dilakukan di Desa Kuala Tolam Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan. Teori estetika yang digunakan adalah teori dari Djelantik yang dimana menurutnya ada 3 unsur yang dapat merangsang keindahan pada sebuah karya seni, yaitu; wujud, bobot, dan penampilan. (1999: ). Hasil dari penelitian ini adalah nilai estetika yang terkandung dalam permainan Bianggung memiliki 3 aspek yaitu; Wujud yang mana didalamnya terdapat 2 unsur yaitu bentuk dan struktur. Bentuk dalam permainan Bianggung ini yaitu alat musik, tempat, anggota, musik Bianggung ,kostum. Dan struktur yang memiliki tiga unsur di dalamnya yaitu keutuhan, penonjolan dan keseimbangan. Bobot yang terdiri dari tiga unsur yaitu suasana yang dihasilkan dari permainan Bianggung ini adalah menegangkan, lucu dan menyenangkan. Gagasan dan ide serta pesan dalam segi kontekstual dalam permainan Bianggung ini yakni terjalinnya silaturahmi ketika warga setempat berkumpul untuk menonton permainan Bianggung. Dan penampilan yang terdiri dari dua unsur yaitu waktu dan pelaksanaan. Waktu dalam permainan Bianggung biasanya dilakukan pada malam hari setelah shalat isya dan ini berlangsung selama lebih kurang 3-4 jam, dan pelaksanaan yang dilakukan pada akhir pekan tetapi juga beberapa kali ditampilkan diacara penyambutan atau acara kebudayaan.
No other version available