Text
Peran Guru Seni Budaya Pada Anak Autisme Di Sekolah Luar Biasa Melati Rumbai Pekanbaru Riau Ta 2021/2022
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang peran guru yang ditinjau aspek peran guru pada anak berkebutuhan khusus terlebih Peran Guru Seni Budaya Pada Autisme Di Sekolah Luar Biasa Melati Rumbai Pekanbaru Riau TA 2021/2022. Teori peran guru yang digunakan penulis untuk mengetahui peran guru ( demonstator, pengelola kelas, mediator dan fasilitator, evaluator) dalam penulisan ini adalah teori Rusman (2016). Metode yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang dilakukan dengan cara menggambarkan maupun menguraikan hal – hal yang berkaitan dengan suatu keadaan. Teknik pengumpulan data yang digunakan Teknik observasi, Teknik wawancara dan Teknik dokumentasi. Analisis data dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh oleh penulis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru pada anak berkebutuhan khusus terlebih Anak Autis Di Sekolah Luar Biasa Melati Rumbai Pekanbaru Riau yaitu sebagai demonstator yang guru menerangkan pembelajaran dengan sangat pelan dan selalu menjaga mood siswa-siswi, pengelola kelas yang guru nya mengatur tempat duduk didalam kelas sebelum memulai pembelajaran, mediator dan fasilitator yang gurunya memberikan media yang unik untuk menarik pehatian murid, dan evaluator yang setiap guru mengevaluasi kemajuan murid dalam satu semester.
No other version available