Text
Perkembangan Tari Dagong Suku Akit Di Desa Bantan Tengah Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah Perkembangan Tari Dagong Suku Akit di Desa Bantan Tengah Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau. Tari Dagong ini dahulunya hanya berfungsi sebagai hiburan pada saat upacara perkawinan saja bagi masyarakat suku akit. Dan dengan adanya perkembangan, tari Dagong ini sudah berfungsi sebagai sarana upacara, media hiburan, dan seni pertunjukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Objek penelitian adalah seluruh elemen perkembangan tari Dagong suku akit di desa Bantan Tengah Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau yang mencakup elemen Volume Penyajian, Perkembangan Wilyah Penyajian. Data dijaring melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Arah progresif tari Dagong mengalami peningkatan intensitas pertunjukannya meskipun tidak begitu banyak dan tidak dapat dihitung dengan pasti. Dilihat dari tahun 2010 sampai 2022 tari Dagong ini hanya 9 kali di tampilkan baik pada acara upacara perkawinan, hiburan, dan seni pertunjukan. 2) Tari Dagong ini mengalami perkembangan terhadap wilayah penyajian dari beberapa dekade waktu yang terus berjalan, seiring dengan perkembangan kebutuhan masyarakatnya.
No other version available