Text
Kesantunan Tindak Tutur Asertif Dan Ekspresif Dalam Acara Catatan Demokrasi Manuver Giring Di Depan Jokowi Di Tv One
Adanya perbedaan pendapat dari penutur yang dihadirkan sebagai narasumber dan juga pemandu acara Catatan Demokrasi Manuver Giring di Depan Jokowi di Tv One tersebut menimbulkan tuturan yang beragam, baik dituturkan secara santun ataupun tidak santun. Hal ini yang membuat penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang kesantunan tindak tutur asertif dan ekspresif dalam acara tersebut. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah kesantunan tindak tutur asertif dan ekspresif dalam acara Catatan Demokrasi Manuver Giring di Depan Jokowi di TV One. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dan mengelaborasi kesantunan tindak tutur asertif dan ekspresif yang terdapat dalam acara tersebut. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan metode yang digunakan adalah metode analisis isi. Data dalam penelitian ini berupa seluruh tuturan yang mengandung kesantunan tindak tutur asertif dan ekspresif yang terdapat dalam acara Catatan Demokrasi Manuver Giring di Depan Jokowi di TV One. Sumber data dalam penelitian ini yakni keseluruhan kegiatan berbahasa yang terjadi dalam acara tersebut. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: teknik dokumentasi, teknik simak, dan teknik catat. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis isi. Hasil penelitian ini adalah ditemukan 51 data penggunaan tindak tutur asertif. Tindak tutur yang paling banyak digunakan adalah tindak tutur asertif memberitahukan sebanyak 20 data. Penggunaan kesantunan pada tindak tutur asertif ditemukan sebanyak 46 data. Diantaranya yang dituturkan secara santun sebanyak 32 data dan secara tidak santun sebanyak 14 data. Selanjutnya ditemukan 30 data penggunaan tindak tutur ekspresif dan yang paling banyak digunakan adalah tindak tutur ekspresif menyalahkan sebanyak 15 data. Penggunaan kesantunan pada tindak tutur ekspresif ditemukan sebanyak 23 data. Diantaranya, yang dituturkan secara santun sebanyak 19 data dan secara tidak santun sebanyak 4 data. Fakta tersebut membuktikan bahwa penggunaan tindak tutur asertif dan ekspresif yang dituturkan pemandu acara dan para narasumber dalam acara tersebut dikatakan santun.
No other version available