Text
Alih Kode Dalam Acara Hitam Putih Episode ”The Scheunemann, Keluarga Jerman Yang Fasih Berbahasa Jawa”
Alih kode merupakan peristiwa peralihan bahasa atau varian bahasa yang terdapat dalam tuturan masyarakat yang bilingual ataupun multilingual dalam suatu bahasa. Alih kode sering terjadi dalam setiap tuturan, terlebih lagi dalam acara Hitam Putih episode “The Scheunemann”, keluarga Jerman yang fasih berbahasa Jawa. Hal ini dikarenakan mereka sendiri keluarga Jerman yang sudah lama tinggal di Indonesia dan banyak mengusai bahasa, terutama bahasa Jawa. Masalah yang diangkat dari penelitian ini, yaitu: 1) Apa saja jenis-jenis alih kode dalam acara Hitam Putih episode ”The Scheunemann, keluarga Jerman yang fasih berbahasa Jawa”?, 2) Apa saja faktor penyebab terjadinya alih kode yang terdapat dalam acara Hitam Putih episode ”The Scheunemann, keluarga Jerman yang fasih berbahasa Jawa”?. Adapun tujuan dari masalah ini, yaitu untuk mendeskripsikan, menganalisis, menyimpulkan serta menginterpretasikan jenis-jenis alih kode dalam acara Hitam Putih episode ”The Scheunemann, keluarga Jerman yang fasih berbahasa Jawa” dan untuk mendeskripsikan, menganalisis, menyimpulkan serta menginterpretasikan faktor penyebab terjadinya alih kode yang terdapat dalam acara Hitam Putih episode ”The Scheunemann, keluarga Jerman yang fasih berbahasa Jawa”. Penelitian ini menggunakan teori yang dikemukakan oleh: Suandi (2014) serta teori-teori pendukung yang berkaitan dengan alih kode. Pendekatan dan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi (content analysis). Dari hasil analisis yang dilakukan, terdapat 45 tuturan yang teridentifikasi sebagai tuturan alih kode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) jenis alih kode yang terdapat dalam acara Hitam Putih episode “The Scheunemann”, keluarga Jerman yang fasih berbahasa Jawa sebanyak 39 tuturan yang teridentifikasi sebagai alih kode ke dalam dan 6 tuturan alih kode lainnya teridentifikasi sebagai alih kode ke luar. 2) faktor penyebab terjadinya alih kode ada 14, yaitu: (1) penutur dan pribadi penutur terdapat 10 tuturan, (2) perubahan situasi tutur terdapat 1 tuturan, (3) peralihan pokok pembicaraan terdapat 7 tuturan, (4) membangkitkan rasa humor terdapat 3 tuturan, (5) ragam dan tingkat tutur bahasa terdapat 6 tuturan, (6) untuk sekadar bergengsi terdapat 4 tuturan, (7) adanya rasa keakraban terdapat 2 tuturan, (8) adanya penolakan terdapat 1 tuturan, (9) rasa ingin tahu terdapat 2 tuturan, (10) menyesuaikan dengan lawan tutur terdapat 3 tuturan, (11) adanya tantangan dari lawan tutur terdapat 3 tuturan, (12) menyatakan perasaan terdapat 1 tuturan, (13) penegasan tuturan terdapat 1 tuturan, dan (14) untuk mengalihkan pokok pembicaraan terdapat 1 tuturan. Kesimpulan yang terdapat dalam penelitian ini yaitu: 1) terdapat 45 tuturan alih kode; 39 alih kode ke dalam dan 6 alih kode ke luar, 2) terdapat 14 faktor penyebab terjadinya alih kode.
No other version available