Text
Upaya Penanggunglangan Tindak Pidana Perdagangan Kayu Ilegal(Illegal loging) di Wilayah Polres Indragiri Hilir
Illegal logging menjadi permasalahan yang sulit untuk dihentikan, padahal masalah tersebut merupakan suatu tindakan pelanggaran terhadap hukum yang menimbulkan suatu penghambat terlaksanannya sistem hukum lingkungan yang bertujuan untuk pengelolaan yang baik, dan hal ini dibuktikan masih terdapat tindak pidana illegal logging yang terjadi di wilayah hukum Kabupaten Indragiri Hilir yang hasilnya diperdagangkan oleh segelintir pelaku. Masalah pokok penelitian adalah Bagaimana upaya penanggulangan tindak pidana pada perdagangan kayu illegal di wilayah hukum Polres Indragiri Hilir, dan Hambatan apa saja yang ditemui dalam upaya penggulangan tindak pidana perdagangan kayu illegal di wilayah hukum Polres Indragiri Hilir. Metode penelitian adalah berjenis penelitian hukum observasional research atau survey. sedangkan sifatnya adalah deskriptif, yaitu Dimana penulis menggambarkan seraca terang dan terperinci permasalahan yang akan diteliti. Hasil penelitian bahwa Upaya penanggulangan tindak pidana pada perdagangan kayu illegal di wilayah hukum Polres Indragiri Hilir adalah belum maksimal meskipun sudah dilakukannya pembinaan dan penerangan hukum kepada masyarakat serta dilakukannya penindakan dan penegakan hukum terhadap pelaku namun belumlah memberikan efek jera, hal ini dikarenakan kurangnya pengawasan dari aparat terkait dalam mengawasi kegiatan dari penebangan kayu, kurangnya koordinasi diantara pihak kepolisian dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Inhil sehingga menyebabkan tidak dilakukannya secara efektif pengawasan terhadap perdagangan kayu illegal. Hambatan dalam upaya penggulangan tindak pidana perdagangan kayu illegal di wilayah hukum Polres Indragiri Hilir adalah pelaku yang melakukan perdagangan kayu secara langsung sangat sulit untuk diketahui dikarenakan yang biasanya ditangkap hanyalah barang bukti dan orang suruhan untuk mengangkut dan mengantarkan kayu, wilayah jangkauan ataupun pantauan dari pihak kepolisian yang sangat luas yang disebabkan daerah Indragiri Hilir lebih besar perairannya, terbatasnya personil untuk melakukan pengawasan dan kurangnya koordinasi antara pihak dinas lingkungan hidup dengan kepolisian, serta kurangnya kesadaran dari masyarakat. Hal ini dapat dilihat bahwasanya banyaknya dari masyarakat yang malah menyokong kegiatan ini.
No other version available