Text
Pengaruh Trichokompos dan Waktu Tanam terhadap Pertumbuhan Serta Produksi Bawang Merah (Allium Ascalonicum l) dan Terung Unggu (Solonuum Melongena l) Secara Tumpang Sari
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh trichokompos dan waktu
tanam terhadap pertumbuhan serta produksi bawang merah dan terung ungu
secara tumpang sari. Penelitian ini telah dilaksanakan di Kebun Percobaan
Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau. Penelitian dilaksanakan selama 5 bulan
dari Agustus–Desember 2021. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan
Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 2 faktorial. Faktor pertama adalah dosis
trichokompos terdiri dari 4 taraf yaitu 0, 500, 1000, 1500 g/plot dan factor kedua
adalah waktu tanam yang terdiri dari 3 taraf yaitu bawang merah ditanam 14 hari
sebelum terung ungu, bawang merah ditanam bersamaan dengan terung ungu, dan
bawang merah ditanam 14 hari setelah terung ungu. Data dianalisis secara statistik
dan dilanjutkan uji beda nyata jujur (BNJ) pada taraf 5 %. Hasil penelitian
menunjukkan interaksi trichokompos dan waktu tanam tidak berbeda nyata
terhadap semua parameter tanaman bawang merah maupun tanaman terung.
Perlakuan utama trichokompos pada tanaman bawang merah berbeda nyata pada
parameter tinggi tanaman, berat umbi basah, berat umbi kering dan susut umbi
dengan dosis terbaik 1500 g/plot. Pada tanaman terung hanya berbeda nyata pada
parameter berat buah per tanaman terung dosis terbaik yaitu 1500 g/plot.
Perlakuan utama waktu tanam pada tanaman bawang merah berbeda nyata pada
parameter tinggi tanaman, berat umbi basah, berat umbi kering dan susut umbi.
Perlakuan terbaik yaitu pada waktu tanam bawang merah ditanam bersamaan
dengan terung dan bawang merah ditanam 14 hari setelah terung. Sedangkan pada
tanaman terung, perlakuan waktu tanam tidak berbeda nyata terhadap semua
parameter.
No other version available