Text
Pengaruh Pemakaian Limbah Beton untuk Stabilitasi Tanah Lempung Lunak Sebagai Subgrade Jalan
Tanah merupakan salah satu bahan konstruksi yang langsung tersedia dilapangan. Bendungan, urungan, tanggul sungai, timbunan untuk jalan raya yang mengunakan tanah sebagai bahan konstruksi. Keadaan tanah yang sering menjadi kendala seperti tanah lempung, gambut, maupun lanau dan kondisi tanah tersebut tidak selalu memenuhi kualitas persyaratan fisik maupun teknis. Oleh karena itu perlu dilakukan perbaikan sifat-sifat tanah ini yang disebut dengan stabilisasi tanah (Bowles, 1986 dalam Iswahyudi, 2011). Adapun tujuan dari penelitian ini sendiri adalah untuk mngetahui nilai karakteristik tanah asli dan perbandingan CBR perendaman, serta untuk mengetahui perbandingan nilai CBR perendaman tanah yang terstabilisasi menggunakan limbah beton. Dan juga menetukan perbandingan nilai CBR pemeraman tanah yang terstabilisasikan menggunakan limbah beton. Hasil dari penelitian ini sendiri untuk mendapatkan nilai-nilai kuat daya dukung tanah lempung asli maupun yang akan distabilisasi dengan campuran Limbah Beton dari penelitian ini juga akan mendapatkan nilai-nilai komposisi yang tepat dalam pencampuran tanah lempung dengan menggunakan bahan campuran tambahan Limbah Beton sehingga akan dapat mengetahui dan melihat sejauh mana pengaruh stabilisasi terhadap kadar air optimum (OMC) dan berat isi kering maksimum (?d mak) dan juga dapat dipergunakan bagi seluruh instansi terkait. Sebagai bahan tambahan untuk dijadikan perbandingan ataupun pedoman dalam pemecahan masalah yang akan dihadapi oleh kerusakan kontruksi jalan.
No other version available