Text
Analisis Kepadatan Tanah Menggunakan Metode Sand Cone Pada Proyek Penimbunan Wilayah Block Rokan Khususnya Untuk Ladang Minyak (wellpad)
Tanah merupakan bagian dari permukaan bumi yang memiliki konsistensi bervariasi mulai dari konsistensi sangat lunak, seperti lumpur hingga memilki kosistensi sangat padat dan membatu. Sand cone merupakan suatu pemeriksaaan guna mencari nilai kepadatan dari susunan tanah atau pemadatan yang telah dilakukan terlebih dahulu. Untuk dapat mengetahui kekuatan dari sampel tanah maka dilakukukan pengujian CBR. Pengujian ini sering kali digunakan sebagai standar tes untuk mengetahui kekuatan tanah dasar. Wellpad (Sumur Ladang Minyak) merupakan Sebuah bantalan sumur yang memiliki pluralitas sumur dijelaskan. Bantalan sumur memiliki dua baris paralel atau susunan linier pasangan sumur. Konstruksi wellpad ini dikelola langsung oleh PT. Pertamina Hulu Rokan (PHR) dan dilaksanakan oleh Perusahaan PGN SOLUTION (PGASOL). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui nilai kepadatan tanah timbunan di lapangan dengan metode kerucut pasir (sand cone) dan Untuk mengetahui perbandingan nilai kepadatan tanah timbunan antara area yang memiliki tanah dasar lunak dan tanah dasar keras di lapangan dengan metode kerucut pasir (sand cone). Penelitian ini menggunakan metode kerucut pasir (sand cone) pada pengujian kepadatan tanah. Berdasarkan hasil dari pengujian tanah dasar dengan menggunakan metode Dynamic Cone Penetrometer (DCP) didapat hasil CBR pada area 5G-0804 B (Heavy Oil Operational Unit/HOOU) sebesar 15,9% dan pada area BK-22 S 1 (Duri Central) sebesar 51,7%. Pada area Heavy Oil Operational Unit (HOOU) 5G – 0804 B memiliki 2 lapisan timbunan yaitu Bottom Layer dan Top Layer yang masing-masingnya memiliki 2 titik uji. Pada pengujian kepadatan di lapangan menggunakan metode kerucut pasir (sand cone), sehingga di dapat hasil kepadatan relatif tiap lapisan sebesar 93-94%, Pada Duri Central memiliki 1 lapisan timbunan yaitu Top Layer yang memiliki 4 titik uji. Pada pengujian kepadatan di lapangan menggunakan metode kerucut pasir (sand cone), sehingga kepadatan relatif pada area ini memenuhi standar atau spesifikasi yaitu sebesar 91-94%. Perbandingan hasil pengujian antara Area Heavy Oil Operational Unit (HOOU) dengan Area Duri Central dapat di tinjau dari segi hasil pengujian tanah dasarnya, hasil pengujian laboratorium dan pengujian di lapangan dengan menggunakan metode sand cone
No other version available