Text
Analisis Pengaruh Penambahan Campuran Serbuk Kayu Sebagai Pengganti Sebagian Pasir Terhadap Kuat Tekan Batako
Batako adalah suatu jenis unsur bangunan berbentuk bata yang dibuat dari bahan semen portland, air, dan agregat halus yang dipergunakan untuk pasangan dinding (SNI 03-0349-1983). Serbuk kayu adalah limbah yang diperoleh dari hasil penggergajian kayu yang menggunakan mesin maupun manual. Limbah serbuk gergaji kayu menimbulkan masalah dalam penanganannya, yaitu dibiarkan membusuk, ditumpuk, dan dibakar yang kesemuanya berdampak negatif terhadap lingkungan. Tujuan dari penelitian ini ingin melihat pengaruh dan hasil kuat tekan terhadap penambahan campuran serbuk kayu sebagai pengganti sebagian pasir. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorium, dengan benda uji dibuat menggunakan mesin cetakan batako dengan ukuran 10,5 x 10,5 x 10,5 cm yang di uji pada umur 28 hari Kuat tekan batako dianalogikan seperti kuat tekan beton. Hasil kuat tekan rata-rata batako dari jenis pasir disesuaikan dengan syarat mutu batako yakni pada SNI 03-0349-1989, dengan kuat tekan mutu I sebesar 100 Kg/cm2, mutu II sebesar 70 Kg/cm2, mutu III sebesar 40 Kg/cm2, dan mutu IV sebesar 25 Kg/cm2. Hasil penelitian didapatkan bahwa penggunaan berbagai variasi serbuk kayu sebagai pengganti sebagian pasir memberikan beberapa pengaruh antara lain, pada variasi persentase 100% menghasilkan batako dengan berat benda uji yang paling ringan, sehingga semakin tinggi variasi serbuk kayu maka semakin ringan berat sampel benda uji. Variasi persentase serbuk kayu juga berpengaruh pada kuat tekan rata rata batako. Berdasarkan hasil penelitian untuk kuat tekan rata-rata batako pasir cor dengan campuran serbuk kayu 5%, 20%, 40%, 60% dan 100% dari berat pasir mengalami penurunan dari batako pasir cor normal, dengan masing masing hasil kuat tekan yaitu, 125,25 kg/cm2, 5,24 kg/cm2, 3,39 kg/cm2, 2,89 kg/cm2, 2,31 kg/cm2. Hasil penelitian kuat tekan rata rata yang memasuki kategori sesuai standar SNI 03-0349-1989 terdapat pada persentase 5% dengan nilai kuat tekan 125,25 kg/cm2 masuk pada kategori mutu I (kuat tekan 100 kg/cm2).
No other version available