Text
Implementasi Program Keluarga Harapan Dalam Menanggulangi Kemiskinan Di Kecamatan Rimba Melintang Kabupaten Rokan Hilir
IMPLEMENTASI PROGRAM KELUARGA HARAPAN DALAM MENANGGULANGI KEMISKINAN DI KECAMATAN RIMBA MELINTANG KABUPATEN ROKANHILIR Bambang Budiono Kabupaten Rokan Hilir adalah salah satu Kabupaten/Kota yang dijadikan sasaran untuk pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) karena di daerah ini masih cukup tinggi perkembangannya. Berdasarkan dari data statistik BPS Provinsi Riau, Kabupaten Rokan Hilir hingga saat ini masih tergolong tinggi, yakni 12,67 persen ataupun 116.378 Jiwa serta berada di peringkat kelima dari tingkat kemiskinan di Provinsi Riau menurut Kabupaten/Kota. Kecamatan Rimba Melintang Merupakan salah satu daerah di Kabupaten Rokan Hilir yang paling tinggi tingkat kemiskinannya yakni mencapai persentase 50,47 persen ataupun 11.939 KK keluarga miskin (berdasarkan data DTKS 2021) dan sangat sedikit jumlah masyarakat yang mendapat bantuan dari program keluarga harapan, yaitu 1.129 kk. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi Program Keluarga Harapan Dalam Menanggulangi Kemiskinan dan untuk mengetahui factor hambatan Implementasi Program Keluarga Harapan Dalam Menanggulangi Kemiskinan Di Kecamatan Rimba Melintang Kabupaten Rokan Hilir. Adapun informan dalam penelitian ini adalah camat, pendamping PKH kecamatan, datuk penghulu dan keluarga miskin. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan tipe deskriptif, mengingat fenomena yang penulis teliti bersifat kualitatif, kemudian penelitian ini juga berangkat dari permasalahan yang ada bukan dengan menguji teori dan untuk itu penulis hanya ingin menjelaskan hasil penelitian dan bukan dengan maksud mengukur. Penelitian deskriptif dimaksud untuk pengukuran yang cermat terhadap fenomena social tertentu, dimana peneliti mengembangkan konsep dan menghimpun konsep serta menghimpun fakta, tetapi tidak melakukan hipotesa. Dalam penelitian ini menggunakan indicator dari George C. Edward III yaitu, komunikasi, sumberdaya, disposisi dan struktur birokrasi. Dari penelitian ini ditemukan bahwa implementasi dari program PKH di Kecamatan Rimba Melintang untuk indicator komunikasi dapat dikatakan cukup terimplementasi, indicator sumberdaya dapat dikatakan tidak terimplementasi, indicator disposisi cukup terimplementasi dan indicator struktur birokrasi terimplementasi. Faktor penghambatnya adalah kurangnya sumber daya manusia dan sumber daya anggaran dalam menjalankan program PKH tersebut
No other version available