Text
Evaluasi Pelaksanaan Program Keluarga Berencana (Kb) Studi Kasus Tingkat Pemakaian Kontrasepsi Modern/ Modern Contraceptive Prevalence Rate (Mcpr) Di Kecamatan Sinaboi Kabupaten Rokan Hilir Tahun 2018-2020
EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM KELUARGA BERENCANA (KB) STUDI KASUS TINGKAT PEMAKAIAN KONTRASEPSI MODERN/ MODERN CONTRASEPTIVE PREVALENCE RATE (MCPR) DI KECAMATAN SINABOI KABUPATEN ROKAN HILIR TAHUN 2018-2020 Oleh : Sri Wahyuni NPM : 207121073 ABSTRAK Laju Pertumbuhan penduduk di Kecamatan Sinaboi tertinggi dibandingkan kecamatan lainnya di Kabupaten Rokan Hilir dan Tingkat pemakaian Kontrasepsi modern juga salah satu yang terendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan program Keluarga Berencana (KB) Studi Kasus Tingkat Pemakaian Kontrsepsi Modern /modern Contraseptive Prevalence Rate (mCPR) di Kecamatan Sinaboi Kabupaten Rokan Hilir tahun 2018-2020 serta faktor yang menjadi kendala dalam Pelaksanaan Program. Variabel penelitian ini adalah Evaluasi program KB yang terdiri dari enam indikator evaluasi kebijakan yaitu: Efektifitas, Efisiensi, Kecukupan, Perataan, Responsivitas dan Ketepatan. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Informan dalam penelitian adalah Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Rokan HIlir, Kepala Bidang Pengendalian Penududuk penyuluhan dan penggerakan, Kepala seksi Kesertaan ber KB, Kepala Puskesmas Sinaboi, Bidan di Puskesmas Sinaboi, Tokoh Agama dan juga Pasangan Usia Subur (PUS) Kecamatan Sinaboi. Dari hasil penelitian diketahui bahwa Pelaksanaan Program Keluarga Berencana (KB) Studi Kasus Tingkat Pemakaian Kontrsepsi Modern /modern Contraseptive Prevalence Rate (mCPR) di Kecamatan Sinaboi Kabupaten Rokan Hilir tahun 2018-2020 belum terlaksana sesuai dengan target Indikator Kinerja Program/Perjanjian Kinerja antara BKKBN Perwakilan Riau dengan Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Rokan Hilir. Faktor-faktor yang menjadi penghambat terlaksananya Program Keluarga Berencana (KB) Studi Kasus Tingkat Pemakaian Kontrasepsi Modern/Modern Contraseptive Prevalence Rate (mCPR) di Kecamatan Sinaboi Kabupaten Rokan Hilir Tahun 20182020 adalah : Sarana Pelayanan KB berupa Faskes belum tersedia secara merata di seluruh Kepenghuluan di Kecamatan Sinaboi, jumlah enaga Penyuluh KB belum memadai, belum adanya keikut sertaan pria dalam ber KB serta Minimnya dukungan pendanaan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Rokan Hilir dalam melaksanakan program Keluarga Berencana (KB).
No other version available