ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Penererapan Diversi Terhadap Anak Pelaku Tindak Pidana Pencurian pada Tahap Pemeriksaan di Pengadilan Negeri Pelalawan
Bookmark Share

Text

Penererapan Diversi Terhadap Anak Pelaku Tindak Pidana Pencurian pada Tahap Pemeriksaan di Pengadilan Negeri Pelalawan

Johenisari Oktavia Simamora - Personal Name; Heni Susanti - Personal Name;

Salah satu hak anak yang melakukan tindak pidana pencurian adalah mendapatkan diversi. Diversi adalah pengalihan penyelesaian perkara tindak pidana anak dari sistem peradilan pidana ke proses di luar sistem peradilan pidana. Pedoman tersebut berlaku bagi anak yang berusia 12 tahun tetapi di bawah 18 tahun, atau yang berusia 12 tahun meskipun telah menikah tetapi di bawah 18 tahun, yang dipidana dengan pidana penjara kurang dari 7 tahun, dan tidak mengulangi tindak pidana tersebut. Pelaksanaan diversi terhadap anak dalam tahap pemeriksaan tindak pidana pencurian di Pengadilan Negeri Pelalawan bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan diversi dilakukan terhadap anak yang melakukan tindak pidana pencurian dan apa saja hambatan dalam penerapan diversi terhadap anak pada tahap pemeriksaan di Pengadilan Negeri Pelalawan. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum sosiologis, yaitu penelitian untuk memperoleh data primer dan sekunder. Penelitian ini bersifat deskriptif, menggambarkan penerapan diversi dalam tahap pemeriksaan dan hambatan yang dihadapi di Pengadilan Negeri Pelalawan. Teknik pengumpulan data dengan mewawancarai beberapa responden yaitu: Hakim Anak, dan Panitera muda Hukum. Berdasarkan penelitian yang diperoleh penulis, penerapan diversi Tindak Pidana Pencurian yang Dilakukan Anak Pada Tahap Pemeriksaan di Pengadilan Negeri Pelalawan sudah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 11 tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak yaitu melibatkan korban, pelaku, orang tua korban dan pelaku hingga Balai Pemasyarakatan. Adapun kendala yang dihadapi oleh hakim Pengadilan Negeri Pelalawan dalam penerapan diversi tersebut adalah korban yang tidak mau memaafkan pelaku, pemahaman masyarakat yang kurang terhadap diversi, serta minimnya transportasi, sarana dan prasarana untuk melaksanakan diversi tersebut


Availability
#
Ilmu Hukum (Fakultas Hukum) Hukum 345.01 Joh p
232296
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
Hukum 345.01 Joh p
Language
Indonesia
NPM
191010208
Publisher
Ilmu Hukum : Universitas Islam Riau., 2023
Keyword(s)
Tindak Pidana
Other Information
Petugas
Ayu Agustina
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?