ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Pemisahan Berkas Perkara (Splitsing)dalam Perkara Pencurian dengan Pemberatan di Wilayah Hukum Kejaksaan Negeri Rokan Hilir
Bookmark Share

Text

Pemisahan Berkas Perkara (Splitsing)dalam Perkara Pencurian dengan Pemberatan di Wilayah Hukum Kejaksaan Negeri Rokan Hilir

Muhammad Hisyam - Personal Name; M.Musa - Personal Name;

Penegakkan hukum di Indonesia masih mendapat sorotan dari berbagai lapisan masyarakat. Penuntutan jaksa dituangkan dalam surat dakwaan yang akan dijadikan sebagai dasar dalam pelimpahan perkara. Jaksa selaku penuntut umum yang hendak membuat surat dakwaan diperkenankan untuk melakukan pemisahan berkas perkara (splitsing) tergantung dari tindak pidana yang sedang diperiksa. Dasar untuk melakukan pemisahan berkas perkara terdapat dalam Pasal 142 KUHAP dan Surat Edarah Jaksa Agung Nomor B-69/E/02/1997 tentang Hukum Pembuktian Dalam Perkara Pidana. Pada skripsi ini terdapat masalah pokok, yaitu : apa alasan dari penuntut umum dalam melakukan pemisahan berkas perkara (splitsing) pada perkara pidana dalam putusan No.38/Pid.B/2022/PN Rhl dan No.40/Pid.B/2022/PN Rhl di Kejaksaan Negeri Rokan Hilir dan bagaimanakah pelaksanaan pemisahan berkas perkara (splitsing) oleh penuntut umum dalam proses prapenuntutan di Kejaksaan Negeri Rokan Hilir dalam putusan No.38/Pid.B/2022/PN Rhl dan No.40/Pid.B/2022/PN Rhl. Metode yang digunakan adalah metode penelitian hukum normatif empiris. Sedangkan dilihat dari sifatnya, penelitian ini bersifat deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan penuntut umum dalam splitsing adalah sebagai upaya mempermudah pembuktian kesalahan terdakwa dalam persidangan, kekurangan saksi dan adanya perbedaan status antar terdakwa. Pelaksanaan splitsing dalam proses ini sesuai dengan alur administrasi yang berada di dalam Keputusan Jaksa Agung Nomor: Kep- 518/A/J.A/11/2001 tentang Perubahan Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor: Kep-132/Ja/11/1994 Tentang Administrasi Perkara Tindak Pidana dan Keputusan Jaksa Agung Nomor: Kep[1]132/J.A/11/1994 Tentang Perubahan Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor: Kep-120/Ja/12/1992 tentang Administrasi Perkara Tindak Pidana. Pada kasus pemisahan berkas perkara terdapat adanya saksi mahkota yang diatur di dalam Yurisprudensi Mahkamah Agung RI Nomor 1986 K/Pid/1986 tanggal 21 Maret 1990.


Availability
#
Ilmu Hukum (Fakultas Hukum) Hukum 340.5 Mut p
232309
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
Hukum 340.5 Mut p
Language
Indonesia
NPM
191010294
Publisher
Ilmu Hukum : Universitas Islam Riau., 2023
Keyword(s)
Hukum
Other Information
Petugas
Ayu Agustina
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?