Text
Pengaruh Ketinggian Hidroponik dan Media Tanam Secara Vertikultur Terhadap Pertumbuhan Selada Chris Green (Lactuca Sativa l) dengan sistem Hidroponik Berenaga Surya
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi ketinggian
hidroponik dan media tanam secara vertikultur terhadap pertumbuhan selada chris
green dengan sistem hidroponik bertenaga surya. Penelitian ini telah dilaksanakan
di Perumahan Dokagu UIR Blok b No 2, Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit
Raya, Kota Pekanbaru. selama bulan Agustus sampai September 2022. Rancangan
yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Petak Terbagi (RPT). Petak
utama adalah posisi ketinggian talang dan anak petak adalah berbagai jenis media
tanam. Perlakuan posisi ketinggian talang terdiri 4 taraf perlakuan dan perlakuan
berbagai jenis media tanam terdiri 4 taraf perlakuan, sehingga terdapat 16
kombinasi perlakuan dengan 3 kali ulangan. Dengan demikian penelitian ini terdiri
dari 48 satuan percobaan. Adapun parameter yang diamati ialah tinggi tanaman,
jumlah helai daun, berat basah ekonomis tanaman, berat kering, dan volume akar.
Apabila F hitung yang diperoleh lebih besar dari F tabel, maka dilanjutkan dengan
melakukan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Berdasarkan penelitian
yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa: pengaruh interaksi ketinggian
hidroponik dan media tanam berpengaruh nyata terhadap semua parameter
pengamatan kecuali berat kering tanaman. Adapun perlakuan terbaik yaitu semua
ketinggian hidroponik dan media tanam akar kangkung dan cocopeat. Adapun
pengaruh utama ketinggian hidroponik nyata terhadap semua parameter
pengamatan. Semua petak utama memberikan hasil yang relatif sama. Adapun
perlakuan terbaik yaitu perlakuan media tanam akar kangkung dan cocopeat.
No other version available