ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Pengaruh Penambahan Abu Fiber Kelapa Swit Terhadap Stabilitas Tanah Lampung
Bookmark Share

Text

Pengaruh Penambahan Abu Fiber Kelapa Swit Terhadap Stabilitas Tanah Lampung

Novihendriyani - Personal Name;

Tanah lempung termasuk jenis tanah lunak karena memiliki daya dukung yang rendah, oleh karena itu perlu dilakukan stabilitas tanah lempung untuk meningkatkan daya dukung tanah dengan menggunakan campuran berupa abu fiber kelapa sawit dan kapur. Abu hasil pembakaran dari fiber sawit tersebut dapat menghasilkan senyawa silika (SiO2) dan merupakan salah satu senyawa yang dibutuhkan kapur dalam proses pengikatan dan pengerasan. Penilitian ini tentang pengujian kuat daya dukung tanah yang ditinjau dari nilai CBR (California Bearing Ratio) berdasarkan ASTM D 1883 dengan persentase campuran abu fiber kelapa sawit 6%, 9%, 12% dan kapur 9% untuk seluruh variasi campuran yang dihitung berdasarkan berat kering tanah dengan kondisi tanpa pemeraman (Unsoaked) 4 hari serta kondisi pemeraman (Soaked) 0, 4, 7 hari. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapat hasil pengujian CBR tanah asli kondisi pemeraman 0 hari 6,23% dan perendaman 4 hari 3,42%. Pada kondisi pemeraman 0 hari dengan variasi penggunaan bahan tambah abu fiber kelapa sawit 6%, 9%, 12% dan kapur 9% didapat hasil secara berurut adalah 10,56%, 12,72%, 16,30%. Pada kondisi pemeraman 4 hari didapat 13,30%, 10,86%, 19,94%. Pada kondisi pemeraman 7 hari nilai CBR yang didapat 12,62%, 10,03%, 15,97%. Nilai CBR pada kondisi pemeraman cenderung meningkat, pada persentase abu fiber 9% pemeraman 4 hari dan 7 hari nilai CBR menurun dibanding persentase abu fiber 6%, tetapi masih diatas nilai CBR tanah asli. Sedangkan pada kondisi perendaman 4 hari dengan variasi penggunaan bahan tambah abu fiber kelapa sawit 6%, 9%, 12% dan kapur 9% didapat hasil nilai CBR 4,61%, 7,10%, 6,70%. Pada kondisi perendaman terjadi peningkatan pada persentase abu fiber kelapa sawit 9% dibandingkan persentase abu fiber 6% dan 12%. Nilai CBR optimum terdapat pada kondisi pemeraman 4 hari dengan variasi abu fiber 12% + kapur 9%. Dapat disimpulkan bahwa penambahan abu fiber kelapa sawit dapat dimanfaatkan pada campuran stabilisasi tanah lempung. Kata Kunci : Tanah Lempung, Stabilisasi, Abu Fiber Kelapa Sawit, CBR,


Availability
#
Teknik Sipil (Fakultas Teknik) Sipil 664.3 Nov p
232392
Available
Detail Information
Call Number
Sipil 664.3 Nov p
Language
Indonesia
NPM
183110439
Publisher
Fakultas Teknik Sipil : Universitas Islam Riau., 2023
Keyword(s)
Kelapa Sawit
CBR
Stabilisasi
abu fiber kelapa sawit
anah Lempung
Other Information
Petugas
Afrilla
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?