Text
Pengaruh Ektrak Daun Belimbing Wuluh (Averhoa Bilimbi l)terhadap Laju Korosi Baja Karbon Rendah dalam Media Air Gambut
Luasnnya lahan gambut mengakibatkan sebagian besar struktur berbahan baja seperti jaringan pipa, vessel, maupun struktur penyangga bangunan harus melewati air gambut tersebut hal ini dapat menyebabkan logam mudah terserang korosi. Korosi merupakan salah satu proses degradasi material dan penurunan kualitas suatu material akibat pengaruh reaksi kimia dan elektrokimia dengan lingkungannya. Salah satu cara untuk menghambat terjadinya laju korosi yaitu menambahkan larutan inhibitor. Tujuan dari penelitian ini adalah dengan menggunakan daun belimbing wuluh sebagai inhibitor organik dengan media korosif air gambut dan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi ekstrak dayu belimbing wuluh yaitu sebesar 0%, 3%, 6%, 9%, 12% dan 15% serta waktu perendaman selama 5 hari, 10 hari, 15 hari, 20 hari, dan 25 hari pada baja ASTM 36. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa konsentrasi 15% inhibitor ekstrak daun belimbing wuluh pada baja mengalami laju korosi terendah sebesar 0.227 mm/y dengan nilai efisiensi 61% dibandingkan konsentrasi lain. Hal ini membuktikan bahwa penambahan konsentrasi inhibitor mampu mengghambat laju korosi
No other version available