Text
Stabilisasi TANH Gambut Menggunakan Vege Grout dengan Tinjauan Paframeter Kuat Geser
Pada dunia konstruksi teknik sipil yang dibangun pada tanah gambut, banyak berbagai masalah yang harus dihadapi contohnya kuat geser tanah gambut tersebut. Hal ini dapat membahayakan dan merugikan konstruksi bangunan yang ada diatasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari penambahan varietas vege grout terhadap kuat geser tanah gambut dengan metode vege grout Tanah gambut asli diambil di lokasi Desa Kualu Nenas Kabupaten Kampar Provinsi Riau, bahan limbah sayur sawi berasal dari pasar tradisional di kota Pekanbaru serta bahan tambahan yang digunkan yaitu CaCl2 dan Urea. Metode penelitian ini mengacu pada prosedur ASTM (American Society for Testing and Material) dan SNI. Benda uji dibuat dengan menggunakan alat modifikasi sondir dengan bentuk silinder dengan ukuran diameter 3,5 cm dan tinggi 7 cm2, benda dibuat mengikuti pemadatan standar pada kadar air optimum 132%. Uji kuat geser dilakukan setelah benda uji ditambahkan Vege grout sayur sawi dengan variasi 0%, 15%, 20%, 25%, dan 30%. Data yang diperoleh dari hasil pengujian ini diolah dalam bentuk tabel dan grafik sesuai dengan variasi penambahan vege grout sayur sawi. Pengaruh dari penambahan vege grout sayur sawi menghasilkan kuat geser yang lebih tinggi dari tanah asli, sehingga berkaitan dengan kuat dukung tanah gambut. Hasil pengujian sifat fisik tanah gambut asli diketahui bahwa tanah yang berasal dari lokasi Desa Buana Makmur km 55 Kecamatan Dayun Kabupaten Siak termasuk jenis tanah gambut dengan kadar air 351,092% dan berat spesifik (Gs) = 1.530. Dari hasil pengujian kuat geser benda uji tanah asli dengan variasi campuran vege grout pada persentase 0%, 15%, 20%, 25%, dan 30%, nilai kuat tekan bebas benda uji tanah asli + penambahan 0% vege grout sebesar 0,10 kg/cm2, sedangkan nilai kuat geser tertinggi terdapat pada penambahan vege grout 20% sebesar 0,98 kg/cm2.
No other version available