Text
Pengaruh Pemanfaatan Limbah Organik dan Kaca Tekan Beton
Sampah merupakan masalah yang penting untuk diselesaikan karena menyangkut kesehatan, keselamatan dan kehidupan manusia. Sampah terus meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk yang menjadi perhatian serius seluruh manusia. Dampak pencemaran lingkungan yang ditimbulkan dari sampah ini semakin terasa ketika pengolahan sampah tidak sebanding dengan jumlah sampah yang dihasilkan. Pemanfaatan limbah sampah organik dan limbah kaca diharapkan dapat meningkatkan kuat tekan beton. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh abu pembakaran limbah organik sebagian bahan subtitusi sebagian semen dan limbah kaca sebagai bahan subtitusi sebagian agregat halus terhadap kuat tekan beton dan untuk mengetahui nilai optimum kuat tekan beton. ?Penelitian ini menggunakan Metode perencanaan campuran adukan beton mengacu pada standar SNI-03- 2834-2000. Benda uji berupa beton silinder (15 cm x 30 cm) dengan variasi penambahan abu limbah organik sebesar 3% dan limbah kaca sebesar 0%, 2,5% 5% dan 7,5% terhadap berat agregat halus. ?Nilai slump rata-rata pada penelitian ini yaitu pada campuran persentase limbah organik 3% dan limbah kaca 0% nilai slump 84 mm, pada persentase limbah organik 3% dan limbah kaca 2,5% nilai slump rata-rata 114 mm, pada persentase limbah organik 3% dan limbah kaca 5% nilai slump rata-rata 103 mm dan pada persentase limbah organik 3% dan limbah kaca 7,5% nilai slump rata-rata 109 mm. Nilai kuat tekan beton pada beton campuran abu limbah organik sebagai pengganti sebagian semen dan limbah kaca sebagai pengganti sebagian agregat halus terhadap kuat tekan beton pada beton perawatan 28 hari dengan persentase limbah organik 3% dan limbah kaca 0% mengalami kenaikan beton sebesar 2,737% dengan nilai kuat tekan 28,308 Mpa, pada campuran abu limbah organik 3% dan limbah organik 2,5% mengalami penurunan sebesar 13,979% dengan nilai kuat tekan 24,156 Mpa, pada campuran abu limbah organik 3% dan limbah kaca 5% juga mengalami penurunan sebesar 8,877% dengan nilai kuat tekan 25,288 Mpa, pada campuran abu limbah organik 3% dan limbah kaca 7,5% mengalami kenaikan sebesar 10,497% dengan nilai kuat tekan 30,761 Mpa. Pada penelitian ini nilai maksimium kuat tekan beton yang memenuhi syarat fc’20 Mpa adalah persentase 3% limbah organik dan 7,5% limbah kaca.
No other version available